Sabtu, 19 Februari 2022

MENJADI GURU VVIP DALAM KBM & BERBAGAI APLIKASI PENUNJANG PAIKEM

 


Tim Work SMPK Santo Mikael

      Pada masa ini kita hidup di abad 21, suatu masa dimana segala sesuatu serba praktis, serta fasilitas yang modern. Mau makan tinggal pesan dan diantarkan ke rumah, dll. Abad 21 saya umpamakan dengan hal berikut: bila kita menonton film di bioskop, sama-sama 21 (XXI vs 21). Kita tahu bahwa menonton film di bioskop XXI akan lebih nyaman dan memuaskan daripada di bioskop 21. Apalagi jika kita bisa nonton film di studio kelas Premiere, yang lebih nyaman (ruangan lebih nyaman, dilengkapi selimut, kursi penonton yang lebih nyaman, dll), saya tidak bisa bercerita lebih, karena belum pernah nonton film di studio Premiere.....hehe. Bukan maksud saya untuk membedakan, namun mari kita lihat dan kembalikan kepada diri kita sebagai seorang guru. 




    Apakah kita termasuk guru dengan fasilitas yang prima (baik dalam hal media, metode, sarana, dirindukan siswa, suasana kelas PAIKEM). Apakah kita sudah memberikan kenyamanan dan kepuasan kepada para murid? Bagaimana suasana ruang kelas kita saat KBM? Sebagai guru, apakah kita sudah menjadikan ruang kelas dan diri kita nyaman bagi para siswa untuk belajar dan mencari nilai-nilai tentang kehidupan? Jika sudah, sampai level mana tingkat kenyamanan itu? Apakah hanya level: bioskop 21, atau Cinema XXI, atau sudah sampai level The Premiere?

Guru sebagai pendidik serta orang tua sebagai pendidik pertama dan utama bagi anak adalah role model dari pendidikan karakter dan pendidikan moral. Nilai-nilai pendidikan karakter harus senantiasa diajarkan oleh guru dan orang tua, agar menjadi figur andalan dan teladan bagi anak-anak/siswa. Kontribusi guru dan orang tua tidak dapat tergantikan, sehingga masing-masing perlu untuk meningkatkan kompetensi agar dapat menghadapi berbagai tantangan dan keadaan. 

        Pengalaman saat melaksanakan KBM online selama kurang lebih 1,5 tahun. Pengalaman pertama sempat merasa sedikit bingung, apalagi pendampingan yang diberikan kepada kami sebagai guru di awal pelaksanaan KBM online sangat minim. Namun saya tidak menyerah, saya harus bisa untuk tetap survive, dalam pelaksanaan KBM online.  

    Dalam pelaksanaan KBM online, seorang guru yang gaptek, dan tidak mau belajar niscaya akan tergerus oleh kecanggihan teknologi, apalagi kecanggihan tersebut sudah lebih dahulu dikuasai oleh murid. Tidak jarang, seorang murid menganggap gurunya tidak lebih pandai dari dirinya. Ilmu pengetahuan yang diajarkan, kini dengan bebas bisa diakses melalui peranti-peranti berteknologi canggih.

    Kemajuan sarana komunikasi dengan munculnya beragam teknologi (TIK), mewajibkan para guru turut mengikuti arus kemajuan. Salah satu diantaranya, HP berbasis android yang memungkinkan untuk mengakses internet dan menerapkan komunikasi melalui media sosial.  

      Mari kita fokus pada dampak positif adanya KBM online (PJJ) di era Covid 19 bagi guru, siswa, dan orang tua, yaitu menumbuhkan, menciptakan dan memperkuat: kebersamaan, kasih sayang, keikhlasan, kesabaran, kerjasama, kepedulian, inovasi, kreatifitas, tanggung jawab, mandiri, kejujuran, dan budaya literasi. Bagaimana dengan dampak negatif pembelajaran online di era Covid 19? Ah…sudahlah, mari kita saling mendukung dan mendoakan.  

      Implementasi Kurikulum 2013 menekankan pada proses belajar yang bermuara menghasilkan lulusan yang sudah dibekali dengan nilai-nilai kehidupan, serta mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan dan tuntutan keterampilan abad 21 (21st Century Skills), yaitu mempersiapkan peserta didik untuk menjadi pribadi yang utuh, antara lain: 

  • Kreatif dan penuh inovasi (Creativity and Innovation). Manusia yang akan sukses di abad 21 adalah orang-orang yang kreatif dan memiliki banyak ide. Sehingga, dalam dimensi kreatif ini, gurunya pun harus kreatif. 
  • Berpikir kritis dan mampu menyelesaikan masalah (Critical Thinking and Problem Solving). Maksud masalah di sini ada dua macam, masalah yang sifatnya akademis dan otentis. 
  • Komunikasi (Communication). Salah satu keterampilan hidup yang harus kita miliki pada abad 21 adalah, kemampuan untuk berkomunikasi dengan berbagai cara, baik tertulis maupun verbal, sehingga mampu bertahan dan bersaing. 
  • Kerjasama (Collaboration). Hidup di abad 21 tidak lagi tergantung pada budaya persaingan. 

    Dewasa ini terdapat tiga tantangan pendidikan abad 21. Tantangan tersebut adalah: (1) globalisasi, (2) keberpihakan kepada murid dan belajar, dan (3) perkembangan teknologi yang pesat dan berpengaruh terhadap berbagai aspek kehidupan manusia.  

    Guru jaman sekarang sudah seharusnya menjadi guru yang memiliki beberapa keunggulan, baik dalam mengajar (sebagai fasilitator), dalam hubungan dengan peserta didik dan komunitas sekolah (sebagai komunikator), profesional dalam segi administrasi dan sikap sebagai guru. 


    Pada masa ini kita hidup di abad 21, suatu masa dimana segala sesuatu serba praktis, serta fasilitas yang modern. Mau makan tinggal pesan dan diantarkan ke rumah, dll. Abad 21 saya umpamakan dengan hal berikut: bila kita menonton film di bioskop, sama-sama 21 (XXI vs 21). Kita tahu bahwa menonton film di bioskop XXI akan lebih nyaman dan memuaskan daripada di bioskop 21. Apalagi jika kita bisa nonton film di studio kelas Premier, yang lebih nyaman (ruangan lebih nyaman, dilengkapi selimut, kursi penonton yang lebih nyaman, dll), saya tidak bisa bercerita lebih, karena belum pernah nonton film di studio Premier......hehe. Bukan maksud saya untuk membedakan, namun mari kita lihat dan kembalikan kepada diri kita sebagai seorang guru. 


    Apakah kita termasuk guru dengan fasilitas yang prima (baik dalam hal media, metode, sarana, dirindukan siswa, suasana kelas PAIKEM). Apakah kita sudah memberikan kenyamanan dan kepuasan kepada para murid? Bagaimana suasana ruang kelas kita saat KBM? Sebagai guru, apakah kita sudah menjadikan ruang kelas dan diri kita nyaman bagi para siswa untuk belajar dan mencari nilai-nilai tentang kehidupan? Jika sudah, sampai level mana tingkat kenyamanan itu? Apakah hanya level: bioskop 21, atau XXI, atau sudah sampai level Premier?


    Sebagai guru, kita juga mengajak para siswa untuk menjadi Profil Pelajar Pancasila, dicetuskan sebagai pedoman untuk pendidikan Indonesia. Tidak hanya untuk kebijakan pendidikan di tingkat nasional saja, akan tetapi diharapkan juga menjadi pegangan untuk para pendidik, dalam membangun karakter anak di ruang belajar yang lebih kecil.

    Pelajar Pancasila disini berarti pelajar sepanjang hayat yang kompeten dan memiliki karakter sesuai nilai-nilai Pancasila. Pelajar yang memiliki profil ini adalah pelajar yang terbangun utuh keenam dimensi pembentuknya yaitu antara lain: 1) Beriman, bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa dan berakhlak mulia; 2) Mandiri; 3) Bergotong-royong; 4) Berkebinekaan global; 5) Bernalar kritis; 6) Kreatif. Keenam dimensi ini perlu dilihat sebagai satu buah kesatuan yang tidak terpisahkan. 

    Berdasarkan beberapa hal tersebut diatas, maka tantangan yang coba saya atasi atau jawab dari inovasi mengajar yang saya lakukan selama pelaksanaan KBM online (PJJ) adalah:

  • Meningkatkan kompetensi guru dalam menerapkan strategi PAIKEM.  
Sebagai guru, saya harus meningkatkan kompetensi diri saya sendiri, untuk dapat menjawab tantangan dalam pelaksanaan KBM online. Sekaligus memberikan motivasi kepada rekan guru untuk juga meningkatkan kompetensi diri. 
  • Proses KBM Online menjadi PAIKEM 
Sebagai guru, maka saya memiliki tugas untuk mampu menerapkan KBM online agar tetap menjadi pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan. 
  • Guru dan siswa memiliki keterampilan abad 21 & semangat profil pelajar Pancasila 
  • Guru dan siswa semakin menguasai TIK
  • Terwujudnya "Student Wellbeing" 
Paradigma kegiatan belajar mengajar saat ini adalah terpusat kepada siswa, demi kebahagiaan siswa dalam belajar. Sehingga suasana KBM online menjadi hidup dan penuh semangat belajar.

      Maka berdasarkan tantangan yang ingin saya jawab, maka tujuan pembelajaran yang ingin saya capai dari pelaksanaan inovasi mengajar khususnya dalam KBM online mata pelajaran agama adalah sebagai berikut: 

  • Siswa menjadi lebih aktif dalam KBM online 

  • Siswa menjadi pribadi yang inovatif 

  • Siswa menjadi lebih kreatif 

  • KBM online menjadi lebih efektif 

  • KBM online menjadi lebih menyenangkan 

  • Siswa memiliki keterampilan abad 21 & menjadi profil pelajar Pancasila 

  • Siswa lebih menguasai TIK 

  • Siswa menjadi pribadi yang penuh motivasi 

  • Terwujudnya kebahagiaan siswa dalam KBM (Student Wellbeing) 

      Selanjutnya, berdasarkan tujuan yang hendak saya capai, maka proses                 mengajar atau inovasi yang saya lakukan adalah sebagai berikut: 

  • Meningkatkan kompetensi diri sebagai guru dalam bidang TIK, mulai belajar membuat & editing video KBM online menggunakan aplikasi: Camtasia, Kinemaster, dan OBS. 

  • Membuat video KBM Online (Membuat Akun Youtube) 

Saya merasakan sendiri suka duka dalam membuat video pembelajaran, serta saat mengunggah ke akun Youtube saya. Banyak hal yang bisa saya pelajari dan saya ambil maknanya. Namun hal yang sangat berguna bagi saya dalam proses membuat video adalah: menambah rasa percaya diri, dapat menyampaikan materi pelajaran kepada siswa, dll. 

Saat ini sudah sekitar 30 video materi (kelas VII, VIII, IX) yang bisa saya buat selama pelaksanaan KBM online. Beberapa video KBM online mata pelajaran agama dapat dilihat pada link berikut: 

https://www.youtube.com/c/CampRohZoneMraBc/videos (Akun Youtube) 

https://www.youtube.com/watch?v=WRVI9cZeuYg (Materi kelas VIII)


  • KBM memakai aplikasi Quiz online: Mentimeter, Quizizz, WordWall, Who Want To Be a Millionaire?, dan ClassPoint.

Aplikasi Quiz Mentimeter adalah apalikasi yang pertama kali saya gunakan dalam pelaksanaan KBM online, sangat mudah untuk diperlajari dan dilaksanakan dalam KBM. Berikut adalah beberapa link materi yang pernah saya buat:  

  •  Kelas VII (Manusia Sebagai Citra Allah)  

https://www.mentimeter.com/s/207bb1ac6449c115f3fbe58de675f943/95967720e212/edit 

  • Kelas VIII (Materi: Kerajaan Allah): 

https://www.mentimeter.com/s/719915ed82d6395e7426478019fe9a65/68f3b22e4460/edit

  • Kelas IX (Beriman & Beragama): 

https://www.mentimeter.com/s/953af2face8a1c53996b8b9b92985844/68e5c59b3d43/edit

KBM Online Menggunakan Mentimeter

Aplikasi Quiz online yang juga saya gunakan adalah Quizizz, dimana aplikasi ini lebih menantang dan menarik untuk dilakukan oleh siswa. Guru juga bisa langsung memperoleh nilai berdasarkan hasil jawaban siswa, yang kemudian bisa kita proses atau dikonversikan lebih dahulu. 

Berikut beberapa link materi pelajaran memakai aplikasi Quizizz yang pernah saya gunakan: 

  • Kelas VII (Materi: Aku Memiliki Kemampuan/Talenta): 
https://quizizz.com/admin/quiz/61230c94018089001e1b1eda/aku-memiliki-kemampuan-vii  
  • Kelas VIII (Materi: Perumpamaan & Mukjizat): 
https://quizizz.com/admin/quiz/61229c98a24aea001e7f7210/perumpamaan-mukjizat-yesus-viii 
  • Kelas IX (Materi: Beriman Kristiani): 
https://quizizz.com/admin/quiz/6125aadb439004001d580970/beriman-kristiani-ix

         Berikut adalah contoh hasil output aplikasi Quizizz yang pernah saya lakukan,         yang kemudian perlu untuk kita konversikan menjadi nilai:  

https://drive.google.com/drive/folders/123BIZw18LdA74IRmJk3RS71gfvvwFjN8?usp=sharing



KBM Online Menggunakan Quizizz

WordWall adalah aplikasi yang juga pernah saya pelajari dan gunakan dalam pelaksanaan KBM online. Menurut saya, aplikasi Quiz online ini sangat bagus, lebih menarik dan lebih menantang untuk dilaksanakan secara online oleh siswa. Guru juga bisa melakukan penilaian berdasarkan output hasil pengerjaan Quiz ini oleh siswa, yang tentunya perlu untuk terlebih dahulu dikonversi oleh guru, sehingga menjadi nilai. Setelah siswa mengerjakan dan menyelesaikan soal, maka siswa diminta untk menuliskan nama singkat di kolom Leaderboard. 

Berikut adalah beberapa link yang membuktikan pelaksanaan KBM online memakai aplikasi WordWall:

@ Kelas VII (Materi: Yesus Sang Pendoa):

https://wordwall.net/resource/27753466/kelas-7a-labirin-yesus-sang-pendoa

https://wordwall.net/resource/27753466 

@ Kelas VIII (Materi: Yesus Mengutus Roh Kudus):

https://wordwall.net/resource/27878296/kelas-8b-yesus-mengutus-roh-kudus

https://wordwall.net/resource/27878296

@ Kelas IX (Materi: Keadilan & Kejujuran):

https://wordwall.net/resource/27753211/kelas-9c-labirin-keadilan-kejujuran 

https://wordwall.net/resource/27753211



Aplikasi Quiz Online WorldWall Sangat disenangi oleh siswa dalam KBM
Link Aplikasi: https://wordwall.net/

Who Want To Be a Millionaire, adalah aplikasi terakhir yang saya gunakan dalam pelaksanaan KBM online. Aplikasi ini sebenarnya sudah lama saya gunakan, namun baru kembali saya aktifkan saat pelaksanaan PJJ atau KBM online, setelah secara tidak saya sengaja membuka-buka file materi yang pernah saya lakukan.

Berikut adalah link aplikasi Who Want To Be a Millionaire yang pernah saya buat:

Kelas VIII (Materi: Gereja Sebagai Sakramen Keselamatan):

https://www.superteachertools.us/millionaire/millionaire.php?gamefile=148460

Sedangkan berikut adalah rangkuman proses penilaian yang saya lakukan menggunakan empat aplikasi Quiz online:

https://drive.google.com/file/d/1KleTc6v3IYihBMBQF1zOhmhesdGB3Pln/view?usp=sharing

https://drive.google.com/drive/folders/1eSxPQe5ApPJ_dABKLFX6vBilxwH_YyTd?usp=sharing

    Menurut saya, dari empat aplikasi quiz online yang pernah saya gunakan selama KBM online, semuanya sangat berkesan dan mendorong siswa untuk mengikuti proses pembelajaran secara aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan. Hal ini bisa saya buktikan melalui testimoni siswa dan suasana pelaksanaan KBM yang pernah saya lakukan dalam link video berikut ini:

https://drive.google.com/file/d/1NBfGjFiA4sWTTPz3-3adu5MkLC76m74e/view?usp=sharing 

Siswa Sedang Mengerjakan Quizz melalui HP

  • KBM online menggunakan media aplikasi ClassPoint
    Dengan mengikuti webinar pendidikan, saya mendapatkan tambahan wawasan dalam penggunaan ClassPoint sebagai sarana penunjang KBM online. Semula memang agak bingung tentang cara penggunaannya, namun bisa dipelajari.

            Ternyata, aplikasi ClassPoint sangat mendukung dalam pelaksanaan KBM online,             sebagai sebuah metode baru yang sangat menarik bagi siswa. Apalagi dipadukan             dengan aplikasi: zoom atau Google Meet. KBM online bisa berlangsung secara                     interaktif, siswa bisa fokus pada materi, dan suasana kelas menjadi seru.





Tangkapan Layar Aplikasi ClassPoint pada HP Siswa
Link Aplikasi: https://classpoint.io/

  • Mengadakan kegiatan Tutor Guru Sebaya, pelatihan: Prezy, Canva, Quizizz, Papan Tulis Virtual, Breakout Rooms
   Kegiatan Tutor Guru Sebaya sangat berguna dan penting untuk dilaksanakan. Tujuannya adalah saling berbagi ilmu yang menunjang untuk pelaksanaan KBM online. Kegiatan ini juga sebagai salah satu proyek dalam diklat yang saya ikuti. 
    Pemateri yang saya libatkan dalam kegiatan ini adalah empat orang guru yang saya nilai memiliki kelebihan dan menguasai aplikasi untuk menunjang pelaksanaan KBM online di sekolah kami. Kegiatan ini berjalan dengan baik, tujuan tercapai, suasana pelatihan juga berjalan dengan baik dan menyenangkan.

  • Aktif dalam bidang literasi, menulis artikel di: Kompasiana dan Blog pribadi
    Sebenarnya sejak dahulu saya suka menulis artikel sederhana, namun belum menemukan tempat yang sesuai untuk bisa saya gunakan untuk menampung artikel yang saya buat.  2 Mei 2020, adalah tanggal yang saya ingat ketika saya memutuskan bergabung dengan Kompasiana. Saya juga belajar untuk membuat blog pribadi, meskipun masih sederhana. Artikel yang saya buat bertujuan untuk memotivasi siswa, dan guru untuk ikut aktif berliterasi. Artikel yang saya buat juga berguna bagi siswa, antara lain: sebagai materi penguat dari pelajaran yang saya berikan di kelas. Sebagai bahan bacaan dalam kegiatan literasi sekolah. 
    Sejak 2 Mei 2020 hingga saat ini, sudah ada 62 artikel yang telah saya hasilkan, artikel tersebut sudah dibaca oleh 39.594 kali, dan 5 artikel diantaranya terpilih menjadi artikel utama (headline). Saya juga bisa memotivasi rekan guru dan siswa untuk semangat membaca dan menghasilkan karya tulis, meskipun sederhana. 
Bagi saya, prinsipnya adalah, ketika kita meminta siswa untuk berliterasi, maka para guru harus lebih dahulu aktif dalam kegiatan literasi, sehingga kita bisa memberikan teladan dan menjadi pribadi yang literat. 
Hal yang bisa saya banggakan adalah hingga saat ini, bersama dengan beberapa penulis, saya sudah menerbitkan 4 buku: 
  1. Kisah Menjadi Guru (2015), Penerbit: Lingkarantarnusa, Yogyakarta 
  2. Kisah Extraordinary Guru Standu (2020), Penerbit: Standu Press, Surabaya 
  3. Asa Untuk Mencapai Masa Depan (2021), Penerbit: Satya Wacana University Press 
  4. Guru Limited Edition (2021), Penerbit: Pustaka Literasi – Jogjakarta 
Selain itu, sebagai guru saya harus belajar aktif dalam sosial media. Tujuannya agar bisa tetap berkomunikasi dengan para siswa secara tidak formal. Berikut adalah link yang bisa saya sampaikan berkaitan dengan sosial media dan beberapa artikel yang pernah saya buat:

FB: Potter Ari

ig:  mr_abc

Blogger: https://agaribudicahyanto.blogspot.com/

Kompasiana:

https://www.kompasiana.com/arfito

Berikut adalah contoh artikel yang saya buat, berkaitan dengan materi pembelajaran, bagaimana mata pelajaran saya juga bermanfaat untuk meningkatkan talenta siswa:

https://www.kompasiana.com/arfito/600dc5e88ede4829025432e2/menggali-bakat-talenta-siswa-melalui-pelajaran-agama

Artikel tersebut juga saya dukung dengan 2 video, sebagai motivasi bagi siswa bahwa kita sebagai guru juga berani dan percaya diri dalam menampilkan kemampuan/talenta yang sudah diberikan oleh Tuhan kepada kita. Para siswa saya motivasi untuk membuat video tentang talenta yang dimiliki, kemudian mengunggah di media sosial masing-masing, kemudian mengirimkan link video kepada guru, selanjutnya saya lakukan penilaian terhadap video-video tersebut.

Berikut adalah 2 contoh video dalam pelaksanaan KBM online kelas VII: 

@ https://youtu.be/LTVLILfmX-Y 

@ https://youtu.be/c3tHKt121D4 

  • Menjadi guru pengajar Program "Rumah Ilmu" (di TV9), bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kota Surabaya. 
Sejak dilaksanakannya PJJ atau KBM online, maka salah satu langkah yang diambil oleh Dinas Pendidikan Surabaya adalah bekerjasama dengan TV9 melaksanakan program ”Rumah Ilmu”. Program yang dilaksanakan untuk menunjang proses KBM online bagi para siswa di rumah, bagi semua mata pelajaran.  

Maka saya menyediakan diri sebagai guru pemateri untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik & Budi Pekerti. Bertugas untuk membuat materi, membuat video materi, dalam tiga sesi, mengunggahnya ke Google Drive. Kemudian dikirimkan kepada ketua MGMP.  

Ada rasa bangga dan senang, ketika harus membuat materi dan video pembelajaran, meskipun juga ada susahnya. Kemudian saya kembangkan, karena tidak baik jika saya hanya sendirian dalam pelaksanaan KBM online dalam program ”Rumah Ilmu” tersebut. Maka saya mulai mengajak para siswa untuk terlibat dalam pembuatan dan mengisi acara tersebut, dimana mata pelajaran saya mendapat giliran 1 bulan sekali untuk mengisi acara tersebut. 

Siswa yang saya ajak juga sangat antusias dan senang bisa ikut tampil dalam acara tersebut, dan disaksikan oleh warga kota Surabaya. Acara ini juga menunjukkan betapa tinggi perhatian dan toleransi hidup beragama di kota Surabaya. 

Berikut saya sajikan 2 video KBM online kelas VIII, program ”Rumah Ilmu” bekerja sama dengan TV9, yang sudah saya unggah di channel Youtube:

                @ https://youtu.be/WRVI9cZeuYg (Materi: Kerajaan Allah)
                @ https://youtu.be/G3Cz_LtTvO8 (Materi: Sakramen Baptis
                @ https://youtu.be/GrtIWTVGyIk (Materi: Gereja sebagai sakramen) 

     Siswa saya minta untuk menyimak materi di Channel TV9, mengerjakan tugas yang diberikan. Juga bagi yang tidak sempat menyimak, saya minta untuk melihat materi di Youtube, kemudian bisa melakukan presensi (like atau comment) setelah menyimak materi.  

     Berikut adalah bukti aktivitas KBM online di TV9, yang saya promosikan di Facebook, sehingga bisa diketahui oleh banyak pihak 

Cara menilai hasil pembelajaran dari inovasi mengajar.

Sebagai guru, saya harus konsisten dan serius dalam melaksanakan penilaian terhadap proses kegiatan dalam KBM online.

Bukti penilaian proses KBM online dapat diakses melalui 3 link berikut ini: 

    Penilaian hasil KBM online saya lakukan berdasarkan output hasil Apilkasi: Quizizz, Mentimeter, WordWall, Millionaire. Selain itu saya juga mengambil nilai melalui:

@ Keaktifan siswa dalam menyimak materi di Youtube (Presensi, komentar siswa di video Youtube)

@ Hasil refleksi siswa berdasarkan inovasi mengajar dan materi KBM online

Link: https://drive.google.com/drive/folders/1wrwCHqLj4pLUSSVoS7rPJD15cpNsiEBY?usp=sharing

@ Hasil penilaian dari tugas menjawab pertanyaan materi KBM online (Google Classroom)

@ Keaktifan siswa dalam kegiatan diskusi kelompok melalui metode Breakout Rooms-Google Meet. Bisa dilihat melalui link berikut:

https://drive.google.com/drive/folders/19M_4Se8XorNhi2MeUdVCah4AFsH7_jGN?usp=sharing

    @ Hasil refleksi siswa terhadap kegiatan literasi (di Google Classroom)

    @ Penilaian sikap rekan sejawat (melalui angket)

    @ Program Rumah Ilmu (TV9): 

    keterlibatan siswa, dan keaktifan siswa dalam mengerjakan tugas (di Google Classroom)

Kegiatan KBM online dilaksanakan dengan segala kelebihan dan kekurangannya, hal pertama yang saya usahakan adalah para siswa merasa senang dan antusias mengikuti pembelajaran, khususnya mata pelajaran yang saya ampu (student wellbeing). Reaksi siswa terhadap inovasi mengajar yang saya lakukan adalah:

@ Siswa menjadi lebih aktif dalam KBM

@ Siswa menjadi lebih inovatif dalam KBM

@ Siswa menjadi lebih kreatif dalam KBM

@ Siswa menjadi senang dalam KBM

@ Kemampuan siswa dalam penggunaan media teknologi, informasi dan komunikasi (TIK) meningkat

@ Siswa memiliki keterampilan pembelajaran abad 21

@ Siswa memiliki motivasi untuk belajar

             Hal tersebut juga bisa dibuktikan melalui komentar-komentar siswa melalui link         video berikut ini:   

Berikut saya sajikan video testimoni dari para siswa, kepala sekolah, dan guru berkaitan dengan inovasi dalam pelaksanaan KBM online yang saya lakukan selama masa pandemi

Testimoni siswa terhadap inovasi mengajar (KBM mapel: Pend. Agama Katolik & BP):

Link testimoni siswa: 

Link testimoni Kepala Sekolah & rekan guru:

https://drive.google.com/file/d/185RnVl2yzkRu8ArPeUU9K6jOr4mhrPf/viewusp=sharing 

Testimoni dari kepala sekolah, guru, dan para siswa juga disampaikan dan dibuat dalam sebuah buku “Etnobiografi” tentang diri saya. Buku ini dibuat oleh rekan guru (ibu Catharina Ika. R, S.Pd.,M.Pd), pada bulan Januari 2022. berikut link yang bisa diakses:

https://drive.google.com/drive/folders/1Ow9Hp_EMiGm07l0zb8FBZwO7LT1kDCu?usp=sharing

 

3 komentar:

https://www.kompasiana.com/arfito/5f1b241ad541df342749d452/guru-ajarlah-murid-muridku

"BETIK vs mBETIK"

"BETIK vs mBETIK" Sebuah refleksi, perjalanan dan proses hidup. Pengalaman masa kecil, dan pengalaman perjalanan bersama.  (Ilustr...